...is travelling around the world. My destination list during holiday supposed to be like this.
Friday, May 28, 2010
Thursday, May 27, 2010
Way to Enjoy Your Food
Menurut gue, salah satu kenikmatan makan adalah ketika gue memasukkan beberapa suap kecil makanan, lalu gigi geligi mulai mengunyahnya sampai hancur sebagian, kemudian di saat itu, gue minum seteguk minuman dan beberapa potong kecil makanan terbawa bersama air ke kerongkongan. Hmmmm, berasa King of Denethor yang makan ayam, anggur, dan red wine. Perfect.
Couple of minutes before I write this, gue makan paketan standar Gokana yang isinya nugget ayam (apa daging sapi ya?), beef slices, and salad with mayonaise. Bokap gue yang bawa dari kantor, semacem kobsumsi gitu dari acara seminar. Gue ambil semangkuk kecil untuk sekedar nyobain karena sebelumnya udah makan siang. And when I combined it with a glass of Cocacola... oh God, I'm thankful that I'm blessed with taste buds in my tongue so I can taste various and amazing taste. :)
Kenikmatan makan ini akan sangat luar biasa kalau ditambah lagi lapar dan makanan yang dimakan penuh dengan minyak. Haha, hey I mean it. ;D
Cheers!
I Miss You A Lottos
Days ago, we're text messaging:
me: "I wanted to send all my love to you, but the postmain said it was too big. :)"
him: ":). Suruh bikin gembolan postmannya neng, muat geura, hehe."
And in the other day:
me: "Jika jarum jam berdetak mencari waktu, maka hatiku berdetak mencari kamu."
him: "Jika begitu kenyatanyaannya, saya ingin waktu itu berhenti berdetak, agar ketika kamu telah menemukan saya, kamu tak akan lari kemana-mana. *ga lihai banget sy ngegombalnya :p"
I miss you, silly. Really really do.

Cheers!
gombal words written by me is originally from this creative man.
me: "I wanted to send all my love to you, but the postmain said it was too big. :)"
him: ":). Suruh bikin gembolan postmannya neng, muat geura, hehe."
And in the other day:
me: "Jika jarum jam berdetak mencari waktu, maka hatiku berdetak mencari kamu."
him: "Jika begitu kenyatanyaannya, saya ingin waktu itu berhenti berdetak, agar ketika kamu telah menemukan saya, kamu tak akan lari kemana-mana. *ga lihai banget sy ngegombalnya :p"
I miss you, silly. Really really do.
Cheers!
gombal words written by me is originally from this creative man.
Sunday, May 16, 2010
SITH: Sekolah Ilmu Travelling dan Hura-hura
Jurusan gue, Mikrobiologi, berada di bawah yang namanya SITH. Semacam fakultas--kalo yang merasa sangat familiar dengan kata ini--tapi namanya 'sekolah'. Di ITB, fakultas itu untuk yang membawahi lebih dari 2 jurusan, sedangkan sekolah yang membawahi 2 jurusan aja. Contohnya, di FTSL atau Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ada jurusan sipil, lingkungan, kelautan, dan geodesi. Nah, kalo SITH atau Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, dimana gue berada, punya 2 jurusan: biologi dan mikrobiologi. Well, it is just sharing some knowledge, hehe.
Masih berpikir anak SITH kerjaannya di lab ngelombain jangkrik berantem (ini yang selalu bokap gue pikirkan) atau melototin bakteri di mikroskop? Hey, where have you been? Anggapan itu tidak sepenuhnya benar, karena nyatanya kita punya banyak kuliah ke lapangan alias JALAN-JALAN.
Makanya gue dan temen-temen merasa bangga di SITH, karena kami adalah Sekolah Ilmu Travelling dan Hura-hura :D :D :D
We're not just in laboratory..
...to Kawah Putih..
Fun isn't it? Hehe, kalau ada yang nyasar ke blog ini dan bingung mau jurusan apa, jadilah penerus kami di SITH, Sekolah Ilmu Travelling dan Hura-hura. Ayeah! ;D
Cheers!
Masih berpikir anak SITH kerjaannya di lab ngelombain jangkrik berantem (ini yang selalu bokap gue pikirkan) atau melototin bakteri di mikroskop? Hey, where have you been? Anggapan itu tidak sepenuhnya benar, karena nyatanya kita punya banyak kuliah ke lapangan alias JALAN-JALAN.
Makanya gue dan temen-temen merasa bangga di SITH, karena kami adalah Sekolah Ilmu Travelling dan Hura-hura :D :D :D
We're not just in laboratory..
..we also going around, to IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) Bojongsoang..
...to Kawah Putih..
..also to Lab Kesehatan RSHS..
..and of course, Singapore!
..2 weeks later: Kawah Kamojang, Garut..
..then to Kawah Gunung Papandayan, Garut (me as assistant)
...and recently: to Pangalengan
Fun isn't it? Hehe, kalau ada yang nyasar ke blog ini dan bingung mau jurusan apa, jadilah penerus kami di SITH, Sekolah Ilmu Travelling dan Hura-hura. Ayeah! ;D
Cheers!
Saturday, May 15, 2010
Evolusi Ciput
Bagi yang ngga tahu ciput, maybe it'll helps:
ciput adalah sejenis topi yang dikenakan sebelum memakai kain jilbab untuk memberikan kesan struktur jilbab yang lonjong sempurna dan kokoh pada bagian wajah
- Aldyla Nisa Raditya, my clever-but-crazy friend :D
Memilih ciput layaknya memilih jodoh (oke, kejauhan sih kalau disamain kaya jodoh).
Memilih ciput layaknya mencari identitas (nah, ini baru bener). Orang yang baru pake jilbab pasti gonta-ganti ciput demi mencari ciput yang cocok dengan keinginan dan bentuk wajah.
Gue berkerudung sejak kelas 2 SMA. Waktu awal-awal, gue sempat diejek (sama orang yang udah dijilbab duluan dan bentuk jilbabnya udah established) waktu kerudung gue sangat tidak enak dilihat karena penyon disana-sini. Fyi, penyon adalah bahasa sunda untuk ngga rapi, melesak, dan semacamnya. I tell you, kerudung ngga rapi waktu masa-masa pertama pake jilbab adalah sesuatu yang wajar sewajar air mengalir dari hulu ke hilir.
Ciput kedua gue adalah ciput yang gue temukan di laci bekas kakak gue. Ciput kain dengan lapisan mika di bagian dalem topinya (on the top of the forehead when you wear it). Suatu hari ketika gue terburu-buru ngeberesin koper, ciput itu tertekan dan prek!, mikanya patah. Hweks. Alhasil bentuk kerudung gue jadi bengkok ke kanan. It was so bad and I lived with it for years. I guess people were thinking I'm ugly and wondering why I didn't repair or throw it away and buy the new one. So, taun kemarin ciput mika patah gue dipensiunkan dan diganti dengan ciput kain item yang simpel dan rapi. And the new me was born, haha :D.
Can you spot the difference? :D
Tren sekarang kayanya ciputless alias ga pake ciput untuk dasar kerudung. Gue pernah nyoba, but it didn't work. Gue heran aja ngeliat orang yang ciputless tapi kerudungnya ngebentuk, how come?? Mungkin lain kali gue coba lagi deh, dan kalo berhasil mungkin bisa jadi evolusi ciput gue selanjutnya.
Cheers!
Subscribe to:
Posts (Atom)












